Lirik Sholawat Thibil Qulub

Posted on

Lirik Sholawat Thibil Qulub – Pada kesempatan ini Yuksinau.co.id akan mengulas mengenai Lirik Sholawat Thibil Qulub. Pertama-tama kami akan menuliskan teks Arab, latin dan terjemahannya / artinya beserta keutamaan sholawat tersebut.

Sholawat Thibil Qulub ini merupakan sholawat ghairu ma’tsur, yakni adalah sholawat yang disusun atau dibuat oleh para ‘Ulama. Sholawat yang berasal dari Nabi ini juga disebut sholawat ma’tsur yakni Sholawat yang asalnya dari Nabi sama halnya dengan sholawat ”Allahumma sholli ‘ala Muhammad

Sholawat tibbil qulub kerap kali dibawakan / dilantunkan di acara-acara akbar seperti maulid Nabi dan acara acara yang biasanya ada majelis shoalwat dan acara kegamaan besar lainnya. Tak jarang pula sholawat ini, kita dengar di mushola maupun masjid sebelum adzan sembari menunggu waktu sholat.

Sholawat ini memiliki keutamaan dan juga manfaat bagi orang yang melazimkan membacanya. Untuk itu langsung saja kita simak ulasan lengkap di bawah ini.

Lirik Sholawat Thibil Qulub
Lirik Sholawat Thibil Qulub

Lirik / Bacaan Sholawat Tibbil Qulub

Sholawat Tibbil Qulub

Teks Arab

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا
وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَ
وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا
وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ  وَسَلِّم

Teks Latin

Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin
Thibbil qulûbi wa dawâ-ihâ
Wa ‘âfiyatil abdâni wa syifâ-ihâ
Wa nûril abshâri wa dliyâ-ihaa
Wa shahbihî wa sallim

Artinya

Ya Allah limpahkan rahmat kepada junjungan kami nabi Muhammad Saw, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya, sebagai penyinar penglihatan mata  beserta cahayanya dan semoga rahmat tercurah limpahkan kepada para sahabat beserta keluarganya.”

Sebagian ulama memberikan tambahan kalimat menjelang ujung shalat sehingga redaksi shalawat menjadi sebagai berikut:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَقُوتِ الأرْوَاحِ وَغِذَائِهَا، وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Latin :
Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammadin thibbil qulûbi wa dawâ-ihâ wa ‘âfiyatil abdâni wa syifâ-ihâ wa nûril abshâri wa dliyâ-ihaa wa qûtil arwâhi wa ghidâ-ihâ wa ’alâ âlihî wa shahbihî wa sallim.

Artinya :
“Ya Allah, berikanlah rahmat kepada baginda kami, Nabi Muhammad, sang penyembuh hati dan obat nya, memberikan kesehatan badan dan mengobati nya, menjadi cahaya mata hati dan sinar nya, serta menjadi makanan pokok dan asupan gizi bagi rohani. Juga kepada keluarga dan sahabat beliau, dan semoga Engkau memberikan keselamatan.”


CATATAN :
Shalawat yang lebih masyhur / banyak dilatunkan adalah redaksi sholawat yang pertama

Keutamaan Shalawat Tibbil Qulub

Sholawat Tibbil Qulub

Mengenai faedah atau manfaat shalawat Tibbil Qulub, secara umum dijelaskan dalam dzikir Majmu’ah Maqruat Yaumiyah wa Usbu’iyah, yakni sebagai berikut :

صلوات طب القلوب منيكا مجرب كاغكى أنجاكي كصحاتان بدان لن دادوس تومبا سدايا فياكيت ظاهر أتاوي باطن

“Shalawat Tibbil Qulub ini berfaedah menjaga kesehatan tubuh dan juga menjadi obat dari segala penyakit baik dzohir maupun bathin” [KH Muhammad bin Abdullah Faqih]

Adapun faedah sholawat di atas berlaku untuk mereka yang membaca / melantunkan shalawat Tibbil Qulub dengan kaifiyah (cara baca) yang umum. Sehingga mereka yang istiqamah / selalu mendawamkan membaca shalawat ini dalam bilangan berapa pun, atas izin Allah akan diberikan kesehatan baik lahir maupun batin.

Adapun kaifiyah (cara baca) yang khusus dalam melantunkan shalawat tibbil qulub ini, telah dijelaskan di dalam kitab Sa’adah ad-Daraini fi as-Shalat ala Sayyid al-Kaunaini, yakni sebagai berikut:

إنها صيغة الطب الظاهر والباطن تقرأ ألفين على أي مرض وقيل أربعمائة فيشفى بإذن الل

“Shalawat ini adalah shalawat penyembuh lahir & bathin. Apabila dibaca 2000x bisa menyembuhkan segala penyakit. Menurut pendapat lain, dibaca sebanyak 400x, maka penyakit (yang alami) Insya Allah akan sembuh” [Syekh Yusuf bin Ismail]

Shalawat tibbil qulub secara khusus ini sendiri cenderung berbeda-beda karena tentunya sesuai dengan ijazah dari kyai atau pun ‘Ulama yang telah mengijazahkan bacaan Shalawat tibbil qulub, agar supaya dibaca dengan bilangan tertentu.

PENUTUP:
Demikianlah pembahasan kami mengenai “Lirik Shalawat Tibbil Qulub” Semoga kita semua bisa istiqamah / mendawamkan membaca shalawat ini untuk kemudian menghayati makna dari sholawat tersebut, dengan harapan diberikan kenikmatan berupa sehat jasmani maupun ruhani, serta terhindar dari berbagai penyakit. Aamiin Allahumma Aamiin.

Artikel Lainnya :